Puasa Sunnah Di Bulan Muharram, Puasa Asyura dan Puasa Tasuá

Saat ini kita berada di bulan Muharam di kalendar Hijriah. Ada baiknya kita melakukan sunnah dengan pahala yang besar yaitu Puasa Tasuá dan Asyura. Berikut niat Puasa Tasu’a dan Asyura lengkap dengan tata cara puasa bulan Muharram akan dibahas pada artikel kali ini.

Puasa Tasu’a

Puasa Tasu’a merupakan puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram. Puasa tersebut menjadi salah satu ibadah yang dianjurkan karena keutamaannya. Sebelum menunaikannya, sebaiknya pelajari dahulu tata cara dan niat puasa Tasua.

Ada dua amalan sunah yang bisa dilaksanakan pada bulan Muharram, yakni puasa Asyura dan puasa Tasu’a. Puasa Asyura dilakukan pada tanggal 10 Muharram sementara puasa Tasu’a dilaksanakan pada 9 Muharram. Keduanya bersifat sunah sehingga tidak berdosa bagi yang tidak berpuasa tetapi berpahala bagi yang menunaikannya.

Puasa Tasua mengandung keutamaan besar, salah satunya meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Anjuran puasa Tasua terdapat dalam hadis riwayat Muslim berikut ini seperti dilansir dari NU Online.

“Dari Abdullah bin Abbas RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Kalau sekiranya aku hidup hingga tahun depan, niscaya aku kan puasa pada hari Sembilan (Muharram)’ pada riwayat Abu Bakar ia berkata, yakni ‘pada hari sepuluh (Muharam),’” (HR Muslim).

TRENDING:  Hari Ini Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang Bisa Dilintasi, Berapa Tarifnya?


Segala macam ibadah kepada Allah sebaiknya dilandasi niat yang tulus dalam hati. Niat itu bisa di dalam hati maupun diucapkan melalui lisan. Namun sebagian ulama menganjurkan untuk melafazkan niat untuk memantapkan hati. Berikut bunyi niat puasa Tasua dalam Bahasa Arab beserta artinya.

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatit Tasu‘a lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Tasu‘a esok hari karena Allah SWT.” Wallahu a‘lam.

Niat Puasa Asyura

Arab-latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati ‘Asyura lillahi ta’ala
Artinya: “Saya berniat puasa sunah Asyura karena Allah Lillahi ta’ala”

Pada tahun ini, tanggal 1 Muharram jatuh pada tanggal 10 Agustus 2021. Jadi bagi yang ingin berpuasa Tasua bisa melakukannya pada 9 Muharram yang jatuh pada Rabu, 18 Agustus 2021.

Puasa Tasua biasanya dilakukan serangkai dengan puasa Asyura yang dilakukan pada esoknya, 10 Muharram, yang tahun ini jatuh pada Kamis, 19 Agustus 2021.

Tata cara berpuasa Tasua sama dengan ibadah puasa yang lain.

1. Niat
Niat bisa diucapkan secara lisan atau di dalam hati. Niat tersebut haruslah murni karena mengharapkan ridho Allah.

TRENDING:  Cara CEK Penerima BST Rp 600 Ribu, PKH dan Bantuan Beras Melalui cekbansos.kemensos.go.id

2. Sahur
Orang yang berpuasa dianjurkan untuk bersahur sebelum terbit fajar. Sahur untuk berpuasa hukumnya sunah. Akan berpahala bagi yang melaksanakannya dan tidak mengapa apabila meninggalkannya. Puasa Tasua akan tetap sah meski tidak bersahur.

3. Menahan nafsu
Umat Islam wajib menahan diri dari hal-hal yang membatalkan saat sedang berpuasa dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Hal-hal yang membatalkan puasa antara lain, makan, minum, muntah disengaja, dan segala hal yang berkaitan dengan hawa nafsu

4. Berbuka
Setelah berpuasa seharian, orang yang berpuasa sebaiknya menyegerakan berbuka. Berbuka Puasa dilakukan saat magrib atau matahari terbenam.

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

Puasa Sunnah ,Bulan Muharram,Puasa Asyura ,Puasa Tasua