AKBP Beni Ditembak Mati Tahanan, Jenazahnya Dikirim ke Surabaya

AKBP Beni Ditembak Mati Tahanan, Jenazahnya Dikirim ke Surabaya – Jenazah petinggi Polda Gorontalo yang ditembak pengedar narkoba yang dipenjara akhirnya dievakuasi ke Surabaya, Jawa Timur. Seorang anggota polisi bersama Polda Gorontalo ditembak mati oleh narapidana narkoba, Rocky, pada Senin (21/3/2022). Korban AKBP Beni Mutakhir, Direktur Pembuktian dan Perawatan Tahanan (Direktur Tahti) meninggal dunia dengan luka tembak di kepala.

Selasa (22/3/2022), jenazah AKBP Beni telah berada di ruang kargo Bandara Djalaludin Gorontalo sejak pukul 06.00 WIB. Suasana heboh menyelimuti ruang muat saat peti jenazag dicek ke ruang muat.

“Rencana (jenazah petinggi Polda Gorontalo dibawa) ke Surabaya dan dilanjutkan di Malang,” kata Direskrim Umum Polda Gorontalo, Kombes Pol Nur Santiko, Selasa (22/3/2022).

“Kalau tidak salah memakai maskapai Lion Air, nanti kepastiannya nanti tanya di pejabat SDM,” lanjut Santiko.

Ia menambahkan, kasus penembakan masih berkembang dan sedang diselidiki. “Kami tetap akan lakukan pendalaman nanti dari Kabid Humas yang akan menyampaikan update informasinya, nanti semuanya tinggal ini nanti kita lengkapi hal yang kurang,” jelas Santiko.

TRENDING:  Pfizer Ajukan Izin Vaksin COVID-19 Bagi Anak di Bawah Lima Tahun

Seperti diberitakan sebelumnya, AKBP Beni Mutahir ditemukan tewas dengan luka tembak di salah satu perumahan di Jalan Mangga, Desa Hoangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo sekitar pukul 04.00 WITA, hari ini.

Pelaku yang merupakan narapidana kasus narkoba menggunakan senjata api rakitan (senpi) saat menembak korban. “Nanti itu semua akan kita rilis semuanya,” tutup Santiko.

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

AKBP Beni Mutahir ,Direktur Tahti (Dirtahti) Polda Gorontalo Ditembak ,Direktur Tahti Polda Gorontalo ,Dirtahti Polda Gorontalo Ditembak