Sejarah dan Tujuan Utama Hari Raya Nyepi yang Suci Bagi Umat Hindu

Sejarah dan Tujuan Utama Hari Raya Nyepi yang Suci Bagi Umat Hindu – Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka diperingati oleh umat Hindu pada hari ini, Kamis, 3 Maret 2022. Nyepi dianggap sebagai Tahun Baru Hindu menurut penanggalan Saka yang berlaku sejak tahun 78 Masehi. Di Bali, perayaan Nyepi memiliki sejarah yang berakar di India, beserta rangkaian upacara dan maknanya.

Penanggalan tahun baru ini didasarkan pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dianggap sebagai hari penyucian para dewa di tengah lautan yang membawa esensi amerta air hidup.

Bagi umat Hindu, Tahun Baru Saka atau Hari Raya Nyepi memiliki makna yang sangat dalam, yaitu sebagai hari kebangkitan, hari pembaruan, hari toleransi, hari persatuan, hari damai dan hari damai. .hari kerukunan nasional

Nyepi berasal dari kata sepi (yang artinya hening, hening). Hari Raya Nyepi adalah perayaan Tahun Baru Hindu berdasarkan penanggalan caka, yang dimulai pada tahun 78 Masehi. Dalam perhitungan penanggalan Saka, satu tahun terdiri dari 12 bulan dan bulan pertama disebut dengan Cairamasa.

TRENDING:  Kumpulan Link Twibbon Meriahkan Hari Pramuka Ke-60

Berbeda dengan perayaan Tahun Baru Kristen (setiap 1 Januari), Tahun Baru Saka di Bali diawali dengan kesendirian dan pementasan brata catur, dan tidak ada aktivitas seperti biasa yang dilarang dan dihentikan saat perayaan Nyepi.

Nyepi diciptakan berdasarkan sebuah cerita dalam kitab suci Weda yang pada awal abad Masehi. C. dan bahkan sebelumnya, India dan sekitarnya digambarkan berada dalam krisis terus-menerus dan konflik sosial yang berkepanjangan.

Saat itu banyak terjadi bentrokan antar suku (Saka, Pahiava, Yueh Chi, Yavana dan Malaya) dengan syarat menang kalah. Gelombang perebutan kekuasaan antar suku akhirnya mengguncang kehidupan beragama.

Dan perselisihan yang panjang pada akhirnya, suku Saka menjadi pemenang di bawah kepemimpinan Raja Kaniskha I yang dinobatkan sebagai raja Saka dan keturunannya pada 1 (satu hari setelah tilem) bulan 1 (cairamasa) tahun 01 Saka, pada bulan Maret 78 M.

Berkat kepemimpinan Raja Kaniskha I, yang berhasil menyatukan bangsa-bangsa yang bertikai dengan keyakinan agama yang berbeda. Untuk memperingati hal-hal baik yang terjadi di bawah kepemimpinan Raja Kaniskha I, maka dibuatlah Hari Suci Sunyi. Sejak saat itu, kehidupan bernegara, bermasyarakat dan beragama di India ditata ulang.

TRENDING:  Ini Alasan Ketum PSI Giring Ganesha Mundur Dari Bursa Capres 2024

Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk menyucikan Bhuana Alit (alam manusia/mikrokosmos) dan Bhuana Agung (alam semesta/makrokosmos).

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

Hari Raya Nyepi 2022,Nyepi ,Hindu ,Tahun Baru Saka