Indosat Resmi Merger Dengan Tri, Berdampak Baik Untuk Pelanggan

Indosat Resmi Merger Dengan Tri, Berdampak Baik Untuk Pelanggan – Operator Indosat resmi melakukan penggabungan usaha atau merger dengan PT Hutchison 3 Indonesia. Penggabungan dilakukan setelah menerima semua pemegang saham dan persetujuan hukum yang diperlukan. Sekarang perusahaan tersebut bernama Indosat Ooredoo Hutchison.

Menurut Direktur / Chief Strategy Officer dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison Armand Hermawan, merger ini akan berdampak baik bagi pelanggan terutama dalam memberikan layanan yang lebih baik.

Armand mengatakan merger ini menciptakan kekuatan keuangan yang lebih baik bagi perusahaan, memungkinkan Indosat Ooredoo Hutchison untuk menawarkan layanan pelanggan yang lebih baik.

“Yang kedua, network dan coverage akan lebih besar lagi, hasil gabungan dari dua perusahaan ini, sehingga bisa memiliki coverage lebih besar untuk pelanggan,” tuturnya.

Di sisi lain, entitas hasil merger Indosat Tri, perusahaan juga bisa melakukan efisiensi. Oleh karena itu, wilayah yang sebelumnya padat jaringan Indosat dan Tri bisa dialihkan ke tempat lain.

Dengan langkah ini, menurut Armand, pelanggan juga bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Selain itu, penggabungan ini juga memungkinkan inovasi layanan digital yang lebih baik bagi klien.

TRENDING:  Terintegrasi, BRIN Tawarkan 5 Opsi Perekrutan Eks Peneliti Eijkman

Sementara itu, mengenai produk yang ditawarkan Indosat Ooredoo Hutchison, Senior Vice President Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison Steve Saerang mengatakan tidak ada perubahan.

Pelanggan IM3 dan Tri tetap dapat menggunakan dan menikmati layanan tanpa perubahan signifikan. Namun ke depan, kata Steve, jika ada loyalty program, akan menjadi satu.

“Jadi PT Hutchison Tri Indonesia sudah tidak ada lagi. Sekarang itu hanya ada PT Indosat Tbk, dengan nama komersialnya Indosat Ooredoo Hutchison,” tuturnya menjelaskan.

PT Indosat Tbk telah mengumumkan selesainya merger antara Indosat Ooredoo dan Tri Indonesia. Oleh karena itu, dengan ini, perusahaan baru bernama Indosat Ooredoo Hutchison resmi beroperasi.

Vikram Sinha yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Indosat Ooredoo, akan memimpin Indosat Ooredoo Hutchison sebagai CEO. Sementara itu, Nicky Lee ditunjuk sebagai Chief Financial Officer Indosat Ooredoo Hutchinson.

Menurut CEO-terpilih Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, melalui merger ini, perusahaan memiliki visi menjadi layanan telekomunikasi digital pilihan bagi pelanggan Indonesia.

TRENDING:  Daftar 5 Negara Terbesar di Dunia, Russia Masih Jadi Peringkat Pertama

Lebih lanjut, Indosat Tri yang digabung diharapkan mampu menawarkan layanan digital kelas dunia, serta menghubungkan dan memberdayakan pelanggan di Indonesia.

“Indosat Ooredoo Hutchison berada di posisi yang lebih kuat untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang dipilih di Indonesia serta menjadi pemain penting dalam ekosistem 5G sekaligus transformasi digital bangsa,” tutur Vikram dalam konferensi pers yang digelar, Selasa (4/1/2022).

Selain itu, menurut Vikram, dengan penggabungan kedua perusahaan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison menjadi perusahaan dengan skala yang lebih besar, kekuatan finansial yang lebih baik dan kepemilikan jaringan yang unggul, talenta dan kemitraan strategis.

Penggabungan ini juga dikatakan tidak berdampak pada klien Indosat Ooredoo Hutchison. Oleh karena itu, setiap pelanggan tetap dapat menggunakan dan menerima layanan tanpa gangguan.

Bahkan dalam rangka hari pertama operasional perusahaan, Indosat Ooredoo Hutchison menawarkan gratis nelpon selama sebulan bagi pengguna produknya, seperti Indosat Ooredoo dan Tri, hingga 200 menit sehari.

Seiring dengan beroperasinya Indosat Ooredoo Hutchison, perusahaan juga mengumumkan jajaran Direksi setelah pemungutan suara pemegang saham pada RUPSLB yang berlangsung pada 28 Desember 2021.

TRENDING:  Sejarah Mriya, Pesawat Terbesar Di Dunia yang Hancur Digasak Rusia

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

Indosat Ooredoo Hutchison,Tri