Mantan Finalis MasterChef Terancam Hukuman Mati karena Bunuh ART

Mantan Finalis MasterChef Terancam Hukuman Mati karena Bunuh ART – Mantan finalis MasterChef Malaysia baru-baru ini didakwa melakukan pembunuhan bersama pembantu rumah tangga (ART) selama persidangan di Pengadilan Magistrat Kota Kinabalu.

Kasus pembunuhan ART ini menjadi perbincangan hangat publik Indonesia dan dengan cepat menyebar melalui berbagai akun gosip, termasuk akun Instagram @lambeturah_official.

Dikutip dari The Sun Daily, mantan finalis MasterChef ini diduga bersekongkol dengan suaminya dalam kasus pembunuhan tersebut. Pelakunya adalah mantan finalis MasterChef Malaysia 2012, Etiqah Siti Noorashikeen, dan suaminya, Mohammad Ambreee Yunos.

Sedangkan korban adalah anggota keluarga bernama Nur Afiah Daeng Damin yang diduga dibunuh majikannya antara 10-13 Desember 2021. Pembunuhan dilaporkan terjadi di rumah pasangan tersebut, tepatnya di Amber Tower, Jalan Lintas, Kabupaten Penampang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Etiqah dan suaminya memalsukan pembunuhan mereka dengan berbohong kepada polisi. Mantan finalis MasterChef Malaysia dan suaminya itu mengatakan, mereka menemukan mayat korban dibuang di apartemen. Mereka berdua pura-pura tidak tahu tentang kejadian ini karena baru saja pulang dari liburan di Kundasang.

TRENDING:  Buruan Cek Bansos Dari Pemprov DKI Pakai Beras Premium

Polisi setempat menangkap keduanya pada 14 Desember 2021. Polisi juga sempat membebaskan pelaku pada 21 Desember 2021. Namun, pengadilan akhirnya menahan mantan finalis MasterChef Malaysia dan suaminya itu hingga 10 Februari 2022 hingga persidangan berakhir.

Akibat tindakan mereka, Etiqah dan suaminya didakwa berdasarkan pasal 302 KUHP Malaysia, yang mengatur hukuman mati jika terbukti bersalah.

Di persidangan, pasangan yang memiliki tiga anak di bawah usia tiga tahun, termasuk sepasang anak kembar, diwakili secara terpisah. Etiqah diwakili oleh Datuk Seri Rakhbir Singh, sementara Ambree diwakili oleh penasihat Ram Singh dan Kimberly Ye.

Pengadilan Magistrate memerintahkan pasangan itu untuk ditahan hingga 10 Februari 2022 untuk penyebutan kasus berikutnya.

Pengacara Etiqah, Rakhbir, sebelumnya telah meminta jaminan untuk kliennya karena mantan finalis MasterChef itu adalah wanita yang “sakit” dan “lemah”.

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

Art,Malaysia ,Masterchef