Bahasa Indonesia

Pengertian Majas Tautologi Lengkap Kalimatnya

By Mei 18, 2020 No Comments
Definisi Majas tautologi ini masuk dalam kategori gaya bahasa penegasan karena kata atau gagasan yang diulang tersebut memiliki tujuan untuk menegaskan maksud dari kalimat yang dibuat. Penggunaan gaya bahasa ini sebenarnya membuat kalimat menjadi tidak efektif karena adanya pengulangan kata atau gagasan yang sebenarnya memiliki makna yang sama.
Kalimat yang menggunakan majas tautologi di dalamnya mengandung pengulangan kata yang jika dilihat bentuknya bisa dikatakan mirip dengan majas pleonasme. Karena itu banyak yang tidak bisa membedakan antara gaya bahasa tautologi dengan pleonasme.
Dilihat dari bentuknya, keduanya memang menggunakan pengulangan kata yang tidak perlu karena memiliki makna yang sama. Bedanya pada majas pleonasme, sebenarnya tidak diperlukan pengulangan karena kata yang ada di bagian sebelumnya memiliki arti yang implisit. Sedangkan pada tautologi kata berulang yang digunakan cenderung merupakan sinonim kata dan tujuannya untuk menegaskan kalimat tersebut

Majas Tautologi dalam Kalimat

  1. Aku akan bersumpah untuk senantiasa menemanimu dalam gembira dan sedih, dalam suka dan duka, dalam tawa dan tangis.
  2. Aku hanya bisa diam dan membisu didepan kelas saat mereka menertawakanku.
  3. Aku hanya bisa diam dan membisu ketika ayah memarahiku habis habisan.
  4. Aku hanya ingin menemuimu, hanya sekedar berjumpa denganmu.
  5. Aku ingin mendengar kamu bicara aku mencintaimu, katakan lagi sekali lagi
  6. Aku memang telah mengakui bahwa sebenarnya diriku ini telah menyukai, aku memang mencintai.
  7. Aku punya teman, aku punya kawan.
  8. Aku sedang sakit kepala, rasanya amat pusing tujuh keliling.
  9. Aku selalu mencoba setia kepadamu, aku selalu mencoba bertahan bersamamu . Namun kenapa kamu yang menghianatiku ?
  10. Aku selalu melihatmu, menatapmu, dan memandangimu dari kejauhan sana.
  11. Aku sudah lama sekali menyimpan rasa rindu ini, aku sudah sangat ingin bertemu dan berjumpa denganmu.
  12. Aku tak sabar ingin segera bertemu dan berjumpa denganmu.
  13. Aku tanya sekali lagi, kenapa dan mengapa bisa seperti itu?
  14. Aku terima semua itu dengan bersabar dan lapang dada.
  15. Anda kuat, Anda kuat, Anda benar-benar kuat.
  16. Apa kau masih belum puas? Sudah berapa kali istrimu kau sakiti, sudah berapa kali istrimu kau bohongi, dan sudah berapa kali istrimu kau khianati?
  17. Apa maksud dan tujuanmu datang ke sini sepagi ini?
  18. Apa yang baru saja kamu lihat? Sehingga menjadi sangat cemas dan cemas.
  19. Apakah Kamu akan terus bertahan dengannya tanpa mempedulikan sudah berapa kali dia menyakitimu? Sudah berapa kali dia mengacuhkanmu? Dan sudah berapa kali pula dia mengkhianatimu?
  20. Ayo kita bersama-sama membuat sebuah negeri yang damai dan sejahtera, tanpa ada sebuah pertikaian, tanpa ada SARA, tanpa ada konflik antar kelompok, dan tanpa ada yang saling bermusuhan.
  21. Bagaimana mungkin kamu. Meskipun aku berusaha memahami, berusaha memahami
  22. Berapa banyak lagi yang Anda minta saya tunggu, tunggu, dengan setia ingin kembali
  23. Betapa cantiknya wajah cantikmu, sayangku, aku tidak sabar ingin segera bertemu denganmu.
  24. Betapa sakitnya, betapa pedihnya hatiku.
  25. Betapa sepi harapan ini malam ini.
  26. Betapa sepi malam ini, betapa sunyi pengharapan ini.
  27. Bonus tambahan ekstra pulsa aku dapatkan saat isi ulang langsung di gerai Telkomsel.
  28. Bukan aku tak suka, bukan aku tak cinta.
  29. Bukan berarti aku tidak peduli pada perasaanya. Bukan, sungguh bukan demikian!
  30. Bukan, bukan, bukan itu maksudku. Aku hanya ingin bertukar pikiran saja.
  31. Bukannya aku tak suka, bukan juga aku tak cinta.
  32. Bukannya saya tidak suka, bukan karena saya tidak suka.
  33. Ceritakan kepadaku apa yang terjadi. Apa yang membuatmu cemas dan gelisah seperti itu?
  34. Ceritakanlah masalahmu kepadaku, tumpahkan emosi resah dan gelisahmu kepadaku.
  35. Dengan menggunakan krim ini kulit wajahmu akan terlihat lebih sehat, lebih cerah dan lebih merona.
  36. Di dalam suka di dalam duka, waktu bahagia waktu merana, Masa tertawa masa kecewa.
  37. Diriku ini hanya bisa diam dan membisu ketika seisi kelas sedang menertawakanku yang sedang naskah puisi.
  38. Gelap gulita malam ini, gelap gulita hati ini.
  39. Hadiah cuma-cuma yang diberikan swalayan itu menarik bagi banyak pengunjung.
  40. Hancur lebur hatiku engkau putuskan segala jalinan Cinta Kita
  41. Ia jadi marah dan murka kepada orang yang menyerempet motor kesayangannya
  42. Jangan bertengkar satu sama lain, jangan berbagi satu sama lain, karena itu semua berdosa, mari kita menjaga tali huhuwah.
  43. Jika kau menggunakan produk kecantikan ini maka kulitmu akan terlihat lebih sehat, lebih bercahaya dan lebih merona.
  44. Kami meninggalkan gedung itu tepat pukul 13.00 siang
  45. Kamu begitu sempurna, kamu sangat cantik.
  46. Kamu mau apa lagi, kamu mau yang gimana lagi?
  47. Karakanlah kepadaku, apa yang telah menimpamu? Sehingga kau menjadi cemas dan gelisah seperti itu.
  48. Karena itu, ingatlah Tuhan. Jadi kita dapat menjauhkan diri dari kualitas buruk, menghindari pikiran negatif dan menyimpan hal-hal kotor di dalam diri kita
  49. Karena kamu sangat cemas dan gugup.
  50. Katakanlah apa yang barusan kamu lihat? Sehingga kau menjadi sangat cemas dan gelisah.
  51. Kau begitu sempurna, kau begitu indah.
  52. Kau jangan mengartikan bahwa aku sudah tidak peduli lagi padamu. benar-benar bukan, sungguh bukan seperti itu!
  53. Kau kejam sekali, apakah kau belum merasa puas? Kau sudah sangat sering sekali menyakiti istrimu, sudah sering seklai kau membohongi istrimu, dan sudah sering sekali istrimu kau khianati.
  54. Kau memang kuat, kau memang kekar, Kau memang kuasa.
  55. Kebetulan saya bertemu dengna dia dan kebetulan juga dia bertemu dengan saya.
  56. Kenapa kau menduakanku? Padahal selama ini aku selalu mencoba untuk setia padamu, mencoba untuk tetap bersamamu, mencoba untuk selalu disampingmu.
  57. Kita sebagai warga negara yang baik harus bisa menciptakan negara yang damai , negara yang tanpa pertikaian
  58. Maka dari itu kau harus selalu mengingat Allah SWT. Sehingga kita bisa terhindar dari perbuatan buruk, menjauhkan kita dari pikiran negatif dan su’uzon, serta membuang jauh-jauh hal kotor yang mengotori hati kita.
  59. Makanan ini rasanya amat sangat sungguh enak sekali.
  60. Makanan ini sangat enak.
  61. Malam ini gelap gulita, hati ini gelap gulita.
  62. Mari kita ciptakan negara yang damai. Negara yang tidak mengenal pertikaian. Negara yang mencintai perbedaan..
  63. Masalahnya sulit dan terlalu sulit untuk dijawab.
  64. Melakukan perawatan kulit wajah secara rutin akan membantu kulit lebih sehat, lebih bercahaya, lebih merona dan lebih awet muda.
  65. Memang kuakui aku menyukai, aku memang mencintai.
  66. Mengapa Kamu cemas dan gelisah begitu.
  67. Miftah, aku sangat menyayangimu, bahkan aku sangat mencintaimu lebih dari yang kau tau.
  68. Oleh karena itu ingatlah pada Tuhan. Maka kita dapat menjauhkan sifat buruk, menghindari pikiran negatif, dan menjauhkan hal kotor dari dalam diri kita.
  69. Rapat direksi akan di buka oleh Pak Amri pada pukul 08.00 pagi
  70. Rasanya sungguh jenuh, jemu dan bosan.
  71. Sahabat sejati selayaknya selalu berada di samping satu sama lain, dalam suka dan duka, dalam tangis dan tawa, serta dalam senang dan susah.
  72. Saya bukan orang jahat dan bukan pula seorang penjahat, tetapi saya hanya seorang tukang jahit, ya saya seorang penjahit.
  73. Saya menerima bonus tambahan saat mengisi bahan bakar langsung di stand.
  74. Saya menerima semua peristiwa ini dengan sabar dan anggun.
  75. Saya sedang sakit kepala, rasanya pusing tujuh keliling.
  76. Saya tidak tahu, saya benar-benar tidak tahu.
  77. Sebagai sesama saudara kita tidak dianjurkan untuk saling bertikai, saling bertengkar untuk memperebutkan suatu hal.
  78. Seberapa banyak pun aku berusaha mengerti, aku berusaha memahami semua kejadian ini, namun tetap tidak mengerti alasan mengapa Kamu yang tega berbuat sejahat itu padaku.
  79. Seberapa lama lagi kau minta aku untuk menunggu, menanti, setia berharap kau kembali.
  80. Seharusnya sebagai sahabat kita hidup rukun, akur, dan bersaudara.
  81. Sejarah masa lalu wanita itu sungguh kelam.
  82. Selama ini aku menunggu, selama ini aku menanti, selama ini aku mengerti, Kau pasti akan kembali.
  83. Soal itu sulit dan terlalu sukar untuk dijawab.
  84. Sudah berapa lama kau telah membuat diriku setia, menanti, menunggu berharap kau pulang.
  85. Sukacita dan kesedihan batin, kesedihan yang bahagia dari waktu ke waktu, tawa sedih.
  86. Sungguh cantik jelita wajahmu duhai kekasihku, tak sabar aku ingin segera bertemu.
  87. Tega sekali kau pada diriku. Padahal selama ini aku mecoba memahami, mencoba mengerti.
admin

admin

Mengeluh hanya akan membuat hidup kita semakin tertekan, Sedangkan bersyukur akan senantiasa membawa kita pada jalan kemudahan.