Bahasa Indonesia

Pengertian Majas Koreksio Lengkap Kalimatnya

By Mei 21, 2020 No Comments
Definisi Majas koreksio atau disebut juga dengan epanortosis adalah sebuah gaya bahasa yang digunakan untuk mempertegas sesuatu pernyataan dengan cara membuat pernyataan pertama yang kemudian pernyataan tersebut dikoreksi dengan diperbaiki atau diganti dengan pernyataan lain. 
Dalam macam-macam majas penegasan, majas koreksio salah satu termasuk didalamnya, selain Majas ini digunakan juga untuk memperbaiki pernyataan yang diucapkan yang sebelumnya dianggap salah, lalu diperbaiki dengan pernyataan yang benar.

Majas Koreksio dalam Kalimat

  1. Alamat pak jokowi ada di jalan merpati nomor 50b, ah bukan tapi ada di jalan merpati nomor 50c.
  2. Bagaimana jika besok kita pergi mendaki gunung, eh sepertinya pergi ke pantai akan lebih banyak yang ikut.
  3. Bagaimana kalau besok kita piknik ke gunung, eh sepertinya ke pantai lebih menyenangkan.
  4. Bagaimana kalau kita pergi ke Bandung menggunakan bis saja, eh sepertinya naik kereta akan lebih cepat sampai ke Bandung.
  5. Di pasar lama bahan pokok semuanya murah, ah tidak, dipasar baru lebih murah.
  6. Festival musik Nasional itu akan diselenggarakan mulai hari Jumat, maaf maksud saya festival akan dimulai hari Kamis.
  7. Hujan sudah turun sejak tadi sore, ralat, dari tadi siang hujan sudah turun dengan deras.
  8. Ini sudah yang ke tiga kalinya saya kesini, ah maaf, ini kali ke empat saya kesini.
  9. Itu buku milik risky. Rifky maksud saya.
  10. Jika diperhatikan kamu lebih baik memakai baju berwarna biru, eh maaf, sepertinya baju berwarna hitam akan lebih cocok dengan mu.
  11. Jika melihat prestasinya semalam, Aldi akan menjadi ranking satu semester ini, eh sepertinya Ani yang akan menjadi ranking satu.
  12. Jika menggunakan kereta, jarak dari sini ke Surabaya bisa ditempuh dengan sepuluh jam, eh maaf, mungkin dua belas jam baru sampai Surabaya.
  13. Kamu bisa menemui pak agus di ruangan paling ujung, ah maaf, maksudnya di ruangan sebelum paling ujung.
  14. Kemarin sore, eh bukan, kemarin siang saya sudah menyelesaikan pekerjaan itu.
  15. Menurut undangan yang kita terima acara akan dimulai jam delapan malam, eh maaf acara akan dimulai jam 9 malam.
  16. Pak Hermawan selaku ketua penyelenggara adalah pembicara terakhir di acara ini. Setelah itu kita bisa pulang, sebentar, panitia mempersilahkan kita untuk ikut makan bersama terlebih dahulu.
  17. Ruangan Pak Ardian terletak di lantai sembilan, eh maaf ruangan beliau ada lantai tujuh.
  18. Ruangan pak budi berada di lantai tiga, ah bukan, maksudnya ada di lantai empat.
  19. Rupanya bangunan ini tidak hanya kuat, namun juga sangat kokoh menahan gempa yang barusan terjadi.
  20. Rupanya dia tidak hanya bodoh, tapi idiot yang tidak bisa melakukan apa apa.
  21. Rupanya dia tidak hanya pintar. tapi jenius sekali melebihi otakku.
  22. Saya sudah capek, ah bukan, lunglai rasanya menuruti perkataanmu.
  23. Saya sudah membuatnya selama 2 minggu, ah tidak, dua hari maksud saya.
  24. Sebenarnya saya sudah lima tahun, maaf, sepertinya lebih dari lima tahun saya bertempat tinggal di kontrakan ini.
  25. Sebenarnya sudah tiga kali saya sudah mengusulkan, ah tidak, sudah empat kali.
  26. Sebenernya saya sudah tujuh tahun bekerja di perusahaan ini, maaf, saya sudah delapan tahun bekerja disini.
  27. Sekian lama tidak bertemu mungkin usia anak itu kini sudah tujuh belas tahun, atau mungkin delapan belas tahun.
  28. Sepertinya baju warna kuning itu lebih cocok denganmu, ah maaf, maksud saya baju warna pink itu lebih cocok denganmu.
  29. Sepertinya bulan depan kita akan berlibur ke Bali, eh, sepertinya kita akan berlibur ke Lombok saja.
  30. Sepertinya harga di toko X lebih murah, oh tidak, sepertinya di toko Y jauh lebih murah.
  31. Sepertinya ibu pergi ke pasar senen, ah bukan tapi pergi ke pasar rebo.
  32. Sepertinya tahun 2018 nanti brazil akan kembali menjadi juara piala dunia, eh sepertinya Jerman yang lebih berpeluang menjuarai turnamen tersebut.
  33. Silahkan jika saudara sekalian ingin pulang, ah maaf, maksudnya silahkan saudara untuk menginap.
  34. Silahkan pulang saudara sekalian, ah tidak, silahkan makan maksud saya.
  35. Sudah 2 jam saya menunggu disini, ah bukan, sudah 3 jam saya menunggu.
  36. Sudah empat kali aku sudah berkunjung dikota itu, ah bukan sudah lima kali.
  37. Sudah hampir tiga jam saya menunggu disini, atau mungkin sudah empat jam lebih.
  38. Sudah lima hari, maaf sudah tujuh hari Ridwan tidak masuk sekolah tanpa alasan yang jelas.

admin

admin

Mengeluh hanya akan membuat hidup kita semakin tertekan, Sedangkan bersyukur akan senantiasa membawa kita pada jalan kemudahan.