Pengenalan Jenis Trading Bitcoin Yang Wajib Diketahui

Pergerakan harga Bitcoin terus mengalami fluktuasi selama beberapa waktu terakhir, bahkan votalitasnya bisa dibilang sangat signifikan. Setelah harganya menembus harga tertinggi US$ 64.888 namun dalam 11 hari bisa turun ke level US$ 47.073. Berikut jenis-jenis  trading Bitcoin terbagi ke dalam tiga jenis: day trading, scalping, dan swing trading. Trading ini berbeda dengan mining atau menambang Bitcoin yang membutuhkan perangkat komputer canggih.

Berikut ini ulasan lengkap tentang trading Bitcoin:

Day trading

Sesuai namanya, trading dilakukan secara harian. Seorang trader Bitcoin akan melakukan pembelian dan penjualan koin hanya dalam waktu satu hari saja, atau pada hari yang sama.

Dengan metode ini, maka seorang trader harus super jeli dan teliti dengan melihat terus menerus pergerakan harga Bitcoin dari waktu ke waktu.

Jika ada peluang harga jual yang lebih tinggi dari harga beli, maka trader akan langsung menjualnya. Butuh ketelitian dan totalitas waktu untuk bisa menjadi trader jenis ini.

Trading Bitcoin: Pengertian, Cara Kerja, dan Aplikasi Terbaik

Scalping

Metode ini lebih ekstrem dari pada day trading. Butuh waktu beberapa menit saja bagi seorang trader untuk menjual koinnya. Asal sudah untung, meski sedikit saja, maka Bitcoin bisa langsung dijual. Metode ini hanya mengejar untung sedikit saja. Namun dilakukan secara berulang dan terus menerus.

TRENDING:  Cara Strategi Trading Saham Agar Bisa Untung Terus

Swing trading

Metode ini paling umum dipakai investor atau pengguna Bitcoin. Nggak begitu ngoyolah. Dengan swing trading, maka trader akan mengamati chart harga atau tren pasar tanpa dipantau dari detik ke detik atau hari ke hari.

Trader akan memantau secukupnya, dan lebih memilih hold asetnya untuk waktu yang cukup lama. Jika harga sudah mencapai keuntungan yang diharapkan, baru deh jual.

Pilihan aplikasi trading Bitcoin
Trading Bitcoin di Indonesia bisa dilakukan lewat aplikasi yang sudah banyak tersedia. Tenang, ada 13 perusahaan aset kripto alias exchanger yang sudah dapat izin dari Bappebti.

Hal ini diatur dalam Peraturan Bappebti nomor 5 tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka. 13 perusahaan aset kripto ini yang menyediakan platform exchange produk kripto.

Berikut ini adalah daftar 13 perusahaan penyedia platform exchange kripto yang berizin Bappebti, sekaligus dengan nama aplikasinya:

PT Crypto Indonesia Berkat (Tokocrypto)
PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax)
PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Rekeningku)
PT Pintu Kemana Saja (Pintu)
PT LunoIndonesia Ltd (Luno)
PT Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex)
PT Indonesia Digital Exchange (Idex)
PT Cipta Koin Digital (Koinku)
PT Tiga Inti Utama (Triv)
PT Upbit Exchange Indonesia (Upbit)
PT Bursa Cripto Prima (Bechipin)
PT Triniti Investama Berkat (Bitocto)
PT Plutonext Digital Aset
Kita akan bahas lima di antaranya:

TRENDING:  Beberapa Tips Cara Tepat Memilih Jenis Investasi Terbaik

1. Indodax
Bicara soal trading kripto, maka Indodax adalah nama senior yang patut ditaruh di nomor pertama. Di Google Playstore saja, Indodax Trading Platform telah diunduh oleh lebih dari 1 juta pengguna.

Untuk melakukan trading di Indodax, maka kamu perlu melakukan registrasi dengan verifikasi KTP dan swafoto dengan KTP. Selain Bitcoin, ada banyak opsi aset uang kripto lain yang bisa diperdagangkan di sini.

Ada deposit minimal uang tunai yang perlu disetor ke rekening Indodax. Besarannya berubah-ubah, kamu perlu mengeceknya langsung ke Indodax ya guys! Oh ya, ada fee sebesar 0,3 persen dalam rupiah dalam setiap transaksi penjualan atau pembelian.

2. Tokocrypto
Meski lokal, Tokocrypto sempat mendapat modal dari Binance, salah satu platform exchange kripto terbesar di dunia. Registrasi di platform ini juga cukup mudah, yakni dengan verifikasi KTP saja.

Minimum deposit di Tokocrypto adalah Rp50.000 dengan pembayaran melalui transfer bank dan dompet digital. Fee transaksinya sebesar 0,01 persen.

3. Rekeningku
Platform exchanger lainnya adalah Rekeningku. Cara pendaftarannya juga gampang, cukup mengisi data diri dan juga foto selfie. Minimum deposit di Rekeningku sebesar Rp 50 ribu dengan pembayaran melalui transfer bank dan dompet digital. Fee transaksi sebesar 0,1 persen.

TRENDING:  Mengenal Cryptocurrency Dan Hal-hal Tentang Trading Kripto

4. Pintu
Aplikasi ini cukup terkenal di antara trader kripto di Indonesia. Untuk membuat akun, investor perlu mengisi data diri dan verifikasi KYC. Minimum depositnya Rp50 ribu dengan pembayaran bisa melalui transfer bank atau dompet digital.

Trading Bitcoin: Pengertian, Cara Kerja, dan Aplikasi Terbaik
5. Luno
Perusahaan aset kripto lain yang cukup terkenal adalah Luno. Kamu kamu mau membuat akun di sini, kamu perlu melakukan konfirmasi nomor ponsel, mengisi data diri, dan melakukan verifikasi dengan selfie. Minimum deposit sebesar Rp50 ribu dengan pembayaran transfer bank. Fee transaksinya sebesar 0,08 persen sampai 0,1 persen.

Originally posted 2021-08-09 13:46:39.